Dipercaya Tampil Sebagai Fourth Official, Wasit FIFA Asal Padang Panjang Ucap Bangga Terlibat


Piala Dunia U17 2023 Bikin Bangga! Wasit Indonesia, Aprisman Aranda Bertugas pada Laga Timnas

JAKARTA, INDONESIA - NOVEMBER 12: Fourth official Aprisman Aranda shows the additional 3 minutes of added time in the first half during the FIFA U-17 World Cup Group E match between France and Burkina Faso at Jakarta International Stadium on November 12, 2023 in Jakarta, Indonesia. (Photo by Alex Caparros - FIFA/FIFA via Getty Images)


Wasit Timnas Indonesia vs Argentina Lolos Seleksi Liga 1, Ini Profil Lengkapnya

Hingga saat ini, Aprisman Aranda yang berusia 30 tahun masih menyandang gelar wasit FIFA termuda dari Indonesia. Meski sudah mendaftar sejak 2012, Aprisman Aranda baru mendapat lisensi FIFA pada 2020. Tahun ini menjadi musim keduanya mengantongi lisensi FIFA. "Dari 2018, sebetulnya saya sudah dimasukkan di 10 kategori wasit yang mau diseleksi.


Ada Aprisman Aranda dan Beni Handriko Untuk “FIFA Internasional Match” 2021

Aprisman Aranda telah memulai kariernya di dunia perwasitan sejak tahun 2006. Ketika itu, ia mulai menjadi pengadil di atas lapangan saat duduk di bangku SMA. Perjalanan Aprisman Aranda untuk menggeluti wasit sebagai sebuah profesi terus berlanjut hingga saat itu. Dua tahun berselang, atau tepatnya pada tahun 2008, ia meraih lisensi nasional.


Kemenangan Persib Bandung atas Bhayangkara FC INDOSPORT

Thoriq Alkatiri, Yudi Nurcahya, and Aprisman Aranda can pass on their valuable experience to share knowledge with thousands of referees who hold PSSI licenses. The names of three Indonesian FIFA-licensed referees have been included as match officials for the first FIFA tournament in Indonesia. They fall under the category of three supporting.


Aprisman Aranda, Wasit FIFA Termuda Asal Indonesia yang Jadi Wasit Resmi di Piala Dunia U17

Adalah Aprisman Aranda, wasit Indonesia yang disorot AFF. Aprisman membuat keputusan kontroversial saat memimpin laga Kamboja vs Laos di Stadion Madya, Senayan, Kamis (7/7) lalu. Saat itu, Aprisman tidak mengesahkan gol untuk Kamboja, yang sedang mengejar ketertinggalan 0-2 dari Laos. Momennya terjadi pada menit ke-76.


Duel Panas Bhayangkara FC vs Borneo FC INDOSPORT

Aprisman Aranda memperolehnya sejak 2018. Kemudian, Thoriq Alkatiri pada 2014 dan Yudi Nurcahya pada 2020. Ketiga wasit terbaik Indonesia ini menjadi wasit pendukung atau pembantu bersama 18 wasit utama, 36 asisten wasit, serta 18 wasit Video Assistant Referee (VAR).


Daftar 18 Wasit untuk Liga 1 Musim Depan Tidak Ada Fariq Hitaba, Iwan Sukoco, hingga Aprisman

Indonesia Bangga, Aprisman Aranda Jadi Wasit Keempat Laga Mali vs Uzbekistan di Piala Dunia U-17 2023. Add to your bookmarks.


Duel Panas Bhayangkara FC vs Borneo FC INDOSPORT

Diese Seite liefert eine Übersicht über alle Einsätze des Schiedsrichters Aprisman Aranda in der Saison 23/24 inklusive der gezeigten Karten und der gegebenen Elfmeter.


Profil Aprisman Aranda, Wasit Indonesia di Piala Dunia U17 2023 — Laman 3 dari 3 —

Sosok Aprisman Aranda, Bikin Rekor Hingga Jadi Wasit Timnas Indonesia vs Argentina, Tapi Tak Lolos Seleksi di Liga 1 Masukkan ke bookmarks Anda Bagikan artikel ini Suara.com - Aprisman Aranda adalah seorang wasit yang memiliki lisensi FIFA namun gagal lolos seleksi untuk memimpin pertandingan Liga 1 musim 2023/2024.


Dipercaya Tampil Sebagai Fourth Official, Wasit FIFA Asal Padang Panjang Ucap Bangga Terlibat

Wasit Indonesia, Aprisman Aranda, membuat keputusan kontroversial di Piala AFF U-19 2022. Wasit asal Sumatra Barat itu tidak mengesahkan gol Kamboja ke gawang Laos di fase grup, Kamis (7/7) lalu. Pada tayangan ulang, terlihat jelas bola hasil sepakan pemain Kamboja U-19 telah melewati garis gawang lawan sepenuhnya.


Cerita Perjalanan Karier Wasit FIFA Termuda yang Dimiliki Indonesia

Wasit Aprisman Aranda memberikan kartu merah kepada pemain Dewa United yakni Lucas Ramos De Oliveira setelah menendang pilar Persija yaitu Dony Tri Pamungkas dalam laga pekan ke-33 Liga 1 2022 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang Banten, Senin (10/4/2023) malam.


Hasil BRI Liga 1 Gol Telat Hansamu Antar Persija Menang Tipis Atas Dewa United Foto

Bola.com, Jakarta - Aprisman Aranda merupakan satu di antara wasit termuda di Indonesia. Meski masih berusia muda untuk ukuran seorang wasit, Aprisman merupakan pengadil di lapangan hijau yang sudah memiliki lisensi FIFA. Pria kelahiran Padang Panjang tersebut mengawali kariernya sebagai wasit pada 2006. Ketika itu, dia masih duduk di kelas 2 SMA.


Duel Panas Bhayangkara FC vs Borneo FC INDOSPORT

Aprisman Aranda merupakan seorang wasit muda yang lahir pada 9 April 1990 di Padang Panjang, Sumatera Barat. Ia mulai terjun ke dunia wasit pada tahun 2006 saat masih duduk di SMA. Keputusannya untuk menjadi wasit dipengaruhi oleh ayahnya yang merupakan mantan wasit nasional.


Cerita Aprisman Aranda, Terinspirasi Sang Ayah hingga Jadi Wasit Termuda Indonesia Berlisensi

Aprisman Aranda sendiri bukanlah satu-satunya wasit dari Indonesia pada ajang Piala Dunia U-17 2023. Ada dua nama wasit lainnya yang ditunjuk oleh FIFA pada turnamen dua tahunan tersebut.


Wasit Indonesia, Aprisman Aranda, Jadi Sorotan setelah Tak Mengesahkan Gol Kamboja di Piala AFF U19

Aprisman Aranda juga sempat bekerja di bank. Namun, hanya empat hari bekerja, ia tidak cocok dan memutuskan resign


Urang Awak, Uda Aprisman Aranda Jadi Salah Satu Wasit Asal Indonesia Yang Menjadi Pengadil

Cambodia's goal against Laos in the 76th minute had crossed the goal line, but Indonesian referee Aprisman Aranda did not award the goal for Cambodia. The result of the match ended with Laos' win over Cambodia with a score of 2-1. The Football Federation of Cambodia (FFC) has officially lodged a protest with the AFF regarding this issue.

Scroll to Top